Saat ini menurut Ketua Kopertis Wilayah Dua belas, Zainudin Notanubun, untuk kawasan Maluku Tenggara dan Kota Tual , hanya empat Peguruan Tinggi Swasta yang resmi dan boleh beroperasi di daerah ini yakni, STIS Mutiara Langgur, STIA Langgur, STIA Darul Rachman Tual dan STIE Umel TUal. Di luar dari itu tegas Notanubun, dilarang beroperasi.

Untuk itu bagi perguruan tinggi illegal agar menghentikan aktifitasnya, karena Ijazah lulusan nantinya tidak dapat digunakan. Ia mencontohkan salah satu perguruan tinggi di Papua yang merupakan cabang dari tangerang, setelah diingatkan oleh Kopertis, langsung menarik kembali Ijazah para lulusan, karena tidak bisa digunakan dimanapun.

Untuk itu Zainudin Notanubun menghimbau kepada masyarakat maluku tenggara , agar hanya boleh memilih pergurun tinggi swasta yang diakui yakni, STIS Mutiara Langgur, STIA Langgur, STIA Darul Rachman Tual dan STIE Umel Tual.