Nahkoda motor laut Tayando Maule, Ashadi Rahakbuw,terancam akan di kenakan hukuman pidana pasal 359 KUHP junto Undang – Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang Pelayaran, hal tersebut di sampaikan Kapolres Maluku Tenggara AKBP Irot Laurens Riki. Irot Laurens Riki menambahkan pihaknya akan menunggu pemeriksaan medis kepada nakhoda motor laut tersebut, dan bila sudah di mungkinkan maka akan segera ditahan.
Beliau juga menambahkan nakhoda mempunyai tanggungjawab penuh kepada seluruh penumpang dan barang bawaan di kapal, sehingga dalam peristiwa naas ini nakhoda motor laut tersebutlah yang harus bertanggungjawab.

Sementara itu Kepala Kantor Pelabuhan Tual Izuar Hamsa kepada wartawan mengatakan, sudah ada himbauan kepada kapal badan kecil dan motor laut agar tidak berlayar untuk sementara waktu, mengingat kondisi cuaca yang agak ekstrim akhir – akhir ini. Semetara menyangkut kejadian tenggelamnya motor laut Tayando Maule ini pihaknya menduga adanya pelanggaran – pelanggaran lain yang dilakukan nakhoda motor laut tersebut sebelum melakukan pelayaran naas itu.

Kepala Kantor Pelabuhan Tual Izuar Hamsa kembali menghimbau pada pengguna,pemilik,maupun para nakhoda motor laut tradisional dan speed boat, agar sebaiknya tidak melakukan pelayaran, mengingat cuaca saat ini masih sangat buruk.